Bagian yang Tidak Diinginkan

Pernah punya teman atau tim yang terdiri dari orang-orang yang menjengkelkan? Mungkin mereka adalah bagian yang tidak kita inginkan, tapi sadarkah kita bahwa manusia menjengkelkan sesungguhnya sedang mengajari kita dengan menunjukkan betapa menjengkelkannya mereka.

Semakin sering kita bertemu orang-orang seperti ini, sebenarnya kita sedang semakin diingatkan untuk tidak berperilaku sejelek dan sebrengsek itu. Mereka adalah sahabat sejati dalam membuat kita jadi orang sabar. Karena badan dan jiwa ini seperti karet. Pertama kali ditarik melawan, namun begitu sering ditarik maka ia akan lentur juga. Nah, semakin sering kita dibuat mengerutkan dahi, mengurut-urut dada, atau menarik nafas panjang oleh manusia menjengkelkan, itu berarti kita sedang menarik karet ini menjadi lebih lentur (sabar).
Inikah_manusia_hebat_1 Mereka juga sedang mengajari kita jadi pemimpin jempolan. Semakin sering dan semakin banyak kita memimpin dan dipimpin manusia menjengkelkan, ia akan menjadi Universitas Kesulitan yang mengagumkan kontribusinya.

Disadari maupun tidak manusia menjengkelkan sedang memproduksi kita menjadi lebih dewasa. Betapa tidak, berhadapan dengan tukang hina tentu saja kita memaksa diri untuk tidak menghina balik. Bertemu dengan heart breaker, membuat kita sadar betapa tidak enaknya disakiti hatinya. Bertemu orang yang hobi menjelekkan orang lain tentu membuat kita juga sadar diri, betapa tidak enaknya dihina orang lain.

Dengan sedikit rasa dendam yang positif manusia menjangkelkan sebenarnya sedang membuat kita jadi hebat.

One Response to “Bagian yang Tidak Diinginkan”

  1. Hadi Says:

    Kita adalah ibarat satu tubuh yang dikasihi Allah SWT. Nabi SAW telah bersabda tentang hal itu : “Perumpamaan orang-orang yang beriman di dalam saling mencintai, saling menyayangi dan saling mengasihani adalah seperti satu tubuh, di mana apabila ada salah satu anggota tubuh yang mengaduh kesakitan maka anggota-anggota tubuh yang lain ikut merasakan
    nya” (HR. Bukhari-Muslim).

Leave a Reply